CERITANEGERI, MAKASSAR — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjalin sinergi strategis dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan untuk memperkuat penegakan hukum dan pengawasan sektor energi di wilayah Sulawesi.
Langkah ini diwujudkan melalui audiensi resmi antara kedua lembaga di Kantor Kejati Sulsel, Makassar, yang dipimpin Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, dan disambut langsung oleh Kepala Kejati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh komitmen. Keduanya menegaskan pentingnya sinergi antara badan usaha milik negara (BUMN) energi dan institusi penegak hukum dalam menjaga kepentingan nasional, terutama terkait keamanan pasokan serta pengelolaan aset energi di daerah.
“Pertamina Patra Niaga Sulawesi terus menjalankan operasional dengan prinsip tata kelola yang baik. Kami berharap pendampingan hukum dari Kejati Sulsel dapat terus terjalin, terutama dalam pengamanan aset dan kepastian hukum di wilayah kerja kami,” ujar Fanda Chrismianto.
Fanda menambahkan, dukungan hukum dari Kejati sangat dibutuhkan untuk memastikan kelancaran operasional serta penyelesaian berbagai persoalan aset yang masih berproses di ranah hukum.
Sementara itu, Kepala Kejati Sulsel Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menyambut baik langkah kolaboratif tersebut. Ia menegaskan komitmen lembaganya untuk mendampingi Pertamina sebagai BUMN strategis yang berperan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.
“Kejati Sulsel siap mengawal Pertamina Patra Niaga Sulawesi. Kami berkomitmen memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai ketentuan hukum, sekaligus mendukung pengamanan aset negara,” tegas Didik.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pertamina Patra Niaga dan Kejati Sulsel, baik di bidang hukum, tata kelola, maupun pengawasan energi.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Sulawesi berharap kerja sama ini dapat berlanjut secara berkelanjutan guna mendukung distribusi energi yang andal di seluruh wilayah Sulawesi, serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan perusahaan.












